perbandingan politik

PERBANDINGAN POLITIK DAN METODE KOMPARATIF
AREND LIJPHARD

Perbandingan politik adalah satu satunya bidang yang membawa sebuah metodologi yang berlabel substansif. Sebenarnya masih banyak mahasiswa dalam bidang ini masih merupakan ’pemikir tak sadar’maksudnya disini adalah tidak sadar dan tidak dipandu oleh logika dan metode penelitian empiris.Dalam literatur politik ada beberapa jenis makna pada istilah metode komparatif.
Pertama metode komparatif adalah sebuah pendekatan dasar dan sederhana untuyk membuat proporsi proporsi empiris yang umum. Ini adalah sebuah metode, bukan sebuah istilah. Dalam definisi N Eisenstadt, istilah ini merupakan fokou khusus tentang aspek cross social, institusional, atau makrosocietal dari masyarakat dan analisis social. Kedua metode komparatif sebagai salah satu metode ilmiah dasar, bukan sebagai metode ilmiah. Harld D Lasswel menyatakan bahwa untuk setiap orang yang menggunakan pendekatan ulmiah terhadap fenomena politik, gagasan metode komparatif independen terloihat berlebihan. Gabriel almond menyamakan metode komparatif dengan metode ilmiah. Ketiga metode komparatif disini dianggap sebagai metode untuk menemukan hubungan hubungan empiris diantara variabel variabel, bukan sebagai metode pengukuran. Dua jenis metode ini harus dipisahkan dengan jelas. Kalleberg mengartikan metode komparatif sebagai bentuk pengukuran, yaitu komparasi berarti pengurutan non metrik atau denagn kata lain pengukuran ordinal. Yang terakhir pembedaan jelas harus dibuat antara metode dan teknik. Metode komparatif adalah ukuran luas, metode umum, bukan sebuah teknik khusus yang sempit. Gunnar Hecksheer mengacu pada metode perbandingan, walter Goldschmidt memilih istilah pendekatan komparatif.

METODE EKSPERIMENTAL, STATISTIK, DAN KOMPARATIF

Metode komparatif dikontraskan dengan dua strategi penelitian fundamental. Ketiga metode tersebut bermaksud memberikan penjelasan empiris diantara dua variabel,yang terdapat dua unsur yaitu:1) pembetukan hubungan empiris umum diantara dua variabel atau lebih, 2) semua variabel lain terkontrol,konstan. Metode eksperimental menggunakan dua kelompok ekuivalent, salah satunya dikenakan pada stimulus sementara yang lain tidak. Ekuivalensi dicapai oleh sebuah proses randomisasi sengaja. Metode eksperimental adalah metode yang paling ideal bagi penjelasan ilmiah, tapi metode ini jarang digunakan dalam ilmu politik karena terdapat hambatan etis dan praktis.
Alternatif bagi metode eksperimental adalah metode statistik. Metode statistik bisa dianggap sebagai perkiraan metode eksperimental. Ernest Nage menyatakan bahwa setiap cabang penyelidikan yang berkaitan dengan persoalan empiris harus menggunakan prosedur yang memiliki fungsi logika esensial dari eksperimen dalam penyelidikan. Metode statistik tidak mempunyai fungsi logis tersebut karena tidak bisa mengatasi problem kontrol. Bahkan metode eksperimental pun tidak bisa mengatasi problem kontrol dengan sempurna. Metode statistik dapat disebut juga sebagai perkiraan metode eksperimental.
Logika metode komparatif sama dengan logika metode eksperimental. Metode komparatif mennyerupai metode statististik dalam semua hal kecuali satu yaitu bahwa jumlah kasus yang ditangani terlalu kecil untuk memungkinkan kontrol sistemik dengan cara korelasi parsial. Metode komparatif tidak ekuivalent dengan metode eksperimen tetapi merupakan pengganti ketidak sempurnaanya.
METODE KOMPARATIF : KEUNGGULAN DAN KELEMAHANNYA

Problem problem utama dalam metode komparatif adalah terlalu banyak variabel namun sedikit jumlah kasusnya. Terdapat dua komentar umum tentang hal ini,pertama jika semuanya memungkinkan, seseorang harus menggunakan metode statistik daripada metode komparatif yang lebih lemah. Analisis komparatif dianggap sebagai tahap pertama penelitian dimana hipotesis dirumuskan dan analisis statistik sebagai tahap kedua dimana hipotesis diuji. Stein Rokkan membedakan dua tujuan analisis cross-sectional yaitu hipotesis makro dan replikasi makro. Komentar umum kedua yaitu kesalahan berbahaya dalam aplikasi metode komparatif. Yaitu metode komparatif tidak boleh jatuh kedalam metodologi pernyataan atau ilustrasi dimana kasus kasus dibawa sesuai dengan hipotesis. Semua kasus harus dipilih secara sistematis dan pencarian ilmiah harus ditujukan pada probabilitastik, bukan generalisasi universal. Meminimalkan banyak variabel, dapat di bagi menjadi empat kategori:
1. meningkatkan jumlah kasus sebanyak mungkin.
pembesaran sampel memperbaiki peluang melakukan suatu kontrol. Pernyataan variabel dalam istilah yang setara tersebut membaut banyak kasus yang sebelumnya tidak bisa diakses menjadi bisa diakses untuk analisis komparatif.
2. mengurangi “ruang properti” dari analisis.
variabel bisa digabungkan menjadi dua variabel atau lebih yang menunjukkan karakteristik dasar yang sama kedalam satu variabel, sehingga yang mereprentasikan hubungan dikurangi dan jumlah kasus dalam setiap sel meningkat.
3. memfokuskan analisis komparatif pada kasus kasus yang sebanding.
jika kasus kasus yang seb anding tersebut bisa ditemukan, dapat menawarkan peluang yang bagus untuk aplikasi komparatif karena kemungkinan pembentukan hubungan antara beberapa variable sementara be berapa variabel lainnya dapat terkontrol.
Bentuk metode komparatif disebut John Stuart Mill sebagai metode perbedaan dan metode variasi variasi yang bersamaan. Metode perbedaan membandingkan contoh contoh dimana fenomena terjadi dengan kasus kasus yang dalam hal lain mirip tetapi dalm hal ini tidak. Metode variasi variasi bersamaan adalah mengamati dan mengukur variasi variasi kuantitatif variabel variabel operatif dan menghubungkannya satu sama lain. Metode ini dianggap sebagai formulasi sistematik pertama dari metode komparatif modern. Metode metode tersebut tidak dapat diterapkan dalam ilmu ilmu sosial karena kasus kasus yang cukup mirip tidak dapat ditemukan. Pendekatan area cukup bagus diterapkan pada metode komparatif karena kumpulan karakteristik yang cenderung dimiliki oleh area secara umum bisa digunakan sebagai kontrol. Gunnar Heckescher bahwa studi area adalah inti dari pemerintahan komparatif.kesimpulannya pendekatan area bisa berkontribusi terhadap politik komparatif jika merupakan sebuah bantuan bagi metode komparatif.
Terdapat cara untuk memaksimalkan komparabilitas, pertama, perbandingan yang sama pada waktu yang berbeda menawarkan solusi yang lebih baik bagi problem kontrol daripada perbandingan dua unit berbeda tapi mirip pada satu waktu. Contoh studi Charles E Frye’s terhadap hubungan empiris sistem partai, sistem kelompok kepentingan, dan stabilitas politik di Jerman.Kedua, berfokus pada perbandingan intra negara daripada internegara. Karena bisa mengambil keuntungan dari banyaknya karakteristik negara yang sama yang berfungsi sebagai kontrol. Contoh industrialisasi di Jerman dan Italia, lebih berguna membandingkan Italia utara denagn Italia selatan dan Ruhr dengan Bavaria daripada membandingkan Jerman dengan Italia secara keseluruhan.
4. memfokuskan analisis komparatif terhadap variabel variabel kunci.
problem banyak variabel dipermudah oleh beberapa pendekatan spesifik juga oleh komitmen umum terhadap parsimoni teoritis. Analisis komparatif harus menghindari bahaya dibanjiri sejumlah besar variabel yang dapat menghilangkan kemungkinan menemukan hubungan terkontrol dan harus membatasi diri pada variabel utama, mengabaikan hubungan marginal.
Laswell berpendapat bahwa metode komparatif sebagaimana biasa diterapkan adalah konfiguratif dan menuntut penyelidikan lebih banyak variabel seluruh konteks harus discan secara kontinyu. Scanning variabel tidak sama dengan memasukkan semua variabel selama seseorang terlindung dari perfeksionisme yang tank realistik. Dalam politik komparatif, metode lain seringkali bisa digunakan dan metode komparatif juga bisa diterapkan dalam bidang dan disiplin lain.

METODE KOMPARATIF DAN METODE STUDI KASUS

Metode statistik bisa diterapkan pada banyak klasus metode komparatif pada sedikit kasus dan metode studi kasus pada satu kasus. Metode studi kasus bisa dan harus dihubungkan dengan metode komparatif , tipe tipe studi kasus tertentu bahkan bisa dianggap bagian implisit metode komparatif. Keuntungan besar studi kasus adalah befokus pada satu kasus sehingga bisa diuji secara intensif ketika sumberdaya penelitinya terbatas. Tipe tipe ideal studi kasus dapat diakategorikan:
1. studi kasus ateoritis
analisi tunggal dipadu beberapa gagasan teoritis samar dan pengetahuan anekdotal kasuis lain yang akan menghasilkan hipotesis samar.
2. studi studi kasus interpretatif
analisis ditujukan karena sebuah kepentingan dalam kasus daripada sebuah kepentingan dalam formulasi teori umum. Sebuah generalisasi dibuat pada sebuah kasus khusus dengan tujuan menjelaskan sebuah kasus bukannya memperbaiki generalisasi.
3. studi kasus yang menghasilkan hipotesis.
Gagasan yang kurang jelas tentang hipotesis dan upaya merumuskan hipotesis yang akan di uji pada jumlah kasus yang lebih besar. Tujuannya untuk mengembangkan generalisasinya teoritis di area area yang masih belum memiliki teori.
4.kasus yang menegaskan teori
Adalah analisis kasus tunggal dalam kerangka generalisasi yang ditetrapkan. Studi kasus ini merupakan sebuah uji proporsi yang memperkuat proporsi yang dipertanyakan.
5. studi kasus yang memperlemah teori
Asumsi bahwa proporsi yang didasarkan pada sejumlah besar kasus, penunjukan satu kasus atau lebih tidak memperkuatnya.Studi kasus yang memperlemah teori hanya memperlemah generalisasi secara marginal.
6.analisis kasus menyimpang
analisis ini dipilih untuk mengungkapkan variabel variabel tambahan yang relevan dan tidak dipertimbangkan sebelumnya untuk memperbaiki definisi beberapa atau semua variabel.
Dari enam tipe studi kasus , studi kasus yang menghasilkan hipotesis dan studi kasus penyimpangan yang mempunyai kontribusi besar terhadap teori. Studi kasus yang mengahsilkan hipotesis menghasilkan hipotesis baru, sedangkan studi kasus penyimpangan memperhalus dan mempertajam hipotesis yang ada.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: